BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar
Belakang Masalah
Di abad 21 ini kehidupan
manusia semakin hari semakin banyak akan kebutuhan untuk mencapai tujuan
tertentu dan mulai banyak manusia menyadari bahwa salah satu cara mencapai
tujuan dengan cara berorganisasi ,dalam hal ini saya akan mencoba membahasa apa
yang di maksud oleh organisasi tersebut dan apa saja tujuan dari organisasi
tersebut dalam mencapai tujuan bersama.
1.2 Batasan Masalah
Dalam
makalah ini akan dibahas arti dari organisasi , teori organisasi, dan
macam-macam organisasi menurut tujuannya.
1.3 Tujuan
Tujuan
organisasi merupakan keadaan atau tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi di
waktu yang akan datang melalui kegiatan organisasi.
BAB II
Pembahasan
2.1 PENGERTIAN
ORGANISASI
Pengertian organisasi adalah wadah untuk sekelompok individu
berinteraksi dalam wewenang tertentu. Organisasi yang dibentuk terdiri dari
berbagai kelompok yang memiliki kepentingan yang sama untuk mewujudkan tujuan
bersama.
Secara umum,
organisasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terdiri dari sekelompok
individu yang melalui suatu hierarki sistematis dalam pembagian kerja, dalam
rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara struktural dan sistematis.
Berdasarkan definisi tersebut, organisasi memiliki beberapa batasan-batasan
yang dapat digambarkan dalam sebuah organisasi. Jadi, dalam sebuah organisasi,
terdapat beberapa pola hubungan antarindividu yang memiliki tanggung jawab
masing-masing dalam mewujudkan tujuan organisasi. Dengan demikian, dari
pengertian organisasi di atas dapat disimpulkan bahwa pola hubungan membentuk
suatu budaya organisasi, komitmen organisasi, serta perilaku organisasi yang
dapat dilihat dan dikaji
Adapun
ciri-ciri dari organisasi adalah
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya
kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya
tujuan
- Adanya
sasaran
- Adanya
keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya
pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
2.1.1 Tujuan
Sebuah Organisasi
Tujuan organisasi merupakan
suatu harapan yang diinginkan dalam sebuah organisasi sesuai dengan misi dan
visi pada organisasi tersebut demi kesejahteraan seluruh anggotanya.Setiap
organisasi juga harus punya arah ,mau dibawa kemana organisasi ini ,dan juga
harus punya visi dan misi.
Visi adalah cara pandang jauh
ke depan kemana organisasi harus dibawa agar dapat eksis, antisipatif dan
inovatif. Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan
yang diinginkan oleh organisasi.
Berdasarkan hal tersebut, maka
penetapan visi, sebagai bagian dari perencanaan strategis, merupakan suatu
langkah penting dalam perjalanan suatu organisasi. Visi tidak hanya penting
pada waktu mulai berkarya, tetapi juga pada kehidupan organisasi itu selanjutnya.
Kehidupan organisasi sangat dipengaruhi oleh perubahan lingkungan internal dan
eksternal. Visi adalah mental model masa depan, dengan demikian visi harus
menjadi milik bersama dan diyakini oleh seluruh anggota organisasi. Misi
merupakan pernyataan yang menetapkan tujuan organisasi dan sasaran yang ingin
dicapai. Pernyataan misi membawa organisasi kepada suatu fokus. Misi
menjelaskan mengapa organisasi itu ada, apa yang dilakukannya, dan bagaimana
melakukannya.Misi adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh organisasi agar
tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik.
2.1.2
Prinsip Prinsip Dari sebuah organisasi
1)
Prinsip Skala Hirarkhi.
Dalam
suatu organisasi harus ada garis kewenangan yang jelas dari pimpinan, pembantu
pimpinan sampai pelaksana, Sehingga dapat mempertegas dalam pendelegasian
wewenang dan pertanggungjawaban dan akan menunjang efektivitas jalannya
organisasi secara keseluruhan
2) Prinsip Kesatuan Perintah.
Dalam
hal ini, seseorang hanya menerima perintah atau bertanggung jawab kepada seorang
atasan saja.
3) Prinsip Pendelegasian Wewenang
Dalam
pendelegasian, wewenang yang dilimpahkan meliputi kewenangan dalam pengambilan
keputusan, melakukan hubungan dengan orang lain, dan mengadakan tindakan tanpa
minta persetujuan lebih dahulu kepada atasannya lagi.
4)
Prinsip Pertanggungjawaban.
Dalam
menjalankan tugasnya setiap pegawai harus bertanggung jawab sepenuhnya kepada
atasan. Dan setiap pegawai berkewajiban menjalankan tugas dengan sebaik
–baiknya.
5) Prinsip Pembagian Pekerjaan
Dalam
pembagian kerja seorang pimpinan mempunyai kemampuan untuk memberikan peirntah
/ tugas terhadap pegawai.
6)
Prinsip Rentang Pengendalian.
Dalam
menentukan banyaknya jumlah bawahan maka harus adanya batasan proposional suatu
organisasi. Disesuaikan dengan kebutuhan organisasi tersebut. Dan apabila
jumlanya bawahan atau staf yang harus dikendalikan berjumlah banyak maka
semakin besar juga pengendalian yang harus dilakukan.
7) Prinsip Fungsional.
Bahwa seorang pegawai dalam suatu organisasi secara fungsional harus jelas tugas dan wewenangnya, kegiatannya, hubungan kerja, serta tanggung jawab dari pekerjaannya.
8) Prinsip Pemisahan.
7) Prinsip Fungsional.
Bahwa seorang pegawai dalam suatu organisasi secara fungsional harus jelas tugas dan wewenangnya, kegiatannya, hubungan kerja, serta tanggung jawab dari pekerjaannya.
8) Prinsip Pemisahan.
Bahwa
beban tugas pekerjaan seseorang tidak dapat dibebankan tanggung jawabnya kepada
orang lain. Dalam pembagian tugas telah ada bagian masing – masing kerja tiap
pegawai / staf dan akan dipertanggung jawabkan kepada pemimpin. Sehingga tugas
yang telah diberikan sesuai kompeten masing – masing harus dilaksanakan dengan
sebaik –baiknya.
9)
Prinsip Kepemimpinan.
Dalam organisasi apapun bentuknya diperlukan adanya kepemimpinan, atau dengan kata lain organisasi mampu menjalankan aktivitasnya karena adanya proses kepemimpinan yang digerakan oleh pemimpin organisasi tersebut.
2.2
Ciri-ciri unsur dan teori organisasi
1. Sebagai Wadah
Atau Tempat Untuk Bekerja Sama
Organisasi dapat dikatakan sebagai wadah untuk menuangkan
aspirasi,misalnya dalam keorganisasian sekolah,atau organisasi jaringan
mahasiswa.
2. Proses kerja sama sedikitnya antar dua orang
Suatu organisasi, selain merupakan tempat kerja sama juga
merupakan proses kerja sama sedikitnya antar dua orang. Dalam praktek, jika
kerja sama tersebut di lakukan dengan banyak orang, maka organisasi itu di
susun harus lebih sempurna dengan kata lain proses kerja sama di lakukan dalam
suatu organisasi.
4. Ada tujuan tertentu
Dimana setiap keorganisasian pasti memiliki tujuan tertentu
untuk menggapai suatu hasil yang efektif dan efesien
2.3
Macam-macam organisasi dari berbagai tujuan
Berikut ini
adalah macam-macam Organisasi dari segi tujuan dan luas wilayah:
1). Organisasi Niaga
Organisasi niaga ini adalah salah satu organisasi yang
tujuannya untuk memperoleh keuntungan (Organisasi dagang).
Ada beberapa macamnya yaitu :
a) Perseroan
Terbatas (PT), yaitu perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih yang
berbadan hukum.
b) Perseroan
Komanditer (CV), yaitu salah satu badan usaha yang dilakukan oleh pelaku bisnis
usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia.
c) Firma (FA),
yaitu suatu organisasi bisnis dimana ada perjanjian dua orang atau lebih untuk
memperoleh keuntungan bersama.
d) Koperasi, yaitu
badan usaha yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus
sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
e) Join Ventura,
yaitu kerjasama antara dua orang atau lebih dalam bidang bisnis untuk membentuk
perusahaan baru.
f) Trust, merupakan organisasi yang sengaja dibentuk
untuk menghindari kerugian-kerugian dan meningkatkan keuntungan. Trust adalah
penggabungan dua unit usaha menjadi satu dan masing-masing unit usaha
kehilangan identitasnya. Karena itu trust merupakan salah satu jenis perseroan.
g) Kartel Adalah
persekutuan perusahaan-perusahaan dibawah suatu perjanjian untuk mencapai
tujuan tertentu. Dalam kartel identitas masing-masing perusahaan masih utuh dan
tetap berdiri sendiri.
h) Holding Company,
yaitu suatu usaha untuk menggabungkan satu perusahaan dengan perusahaan lain.
dapat disimpulkan manfaat dari organisasi Niaga yaitu untuk
memperoleh keuntungan terutama dalam dunia bisnis.
2. Organisasi Sosial
Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk
oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum,
yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa
dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk
organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka
capai sendiri.
Organisasi sosial memiliki banyak ciri-ciri, ciri-ciri
organisasi sosial menurut berelson dan steiner (1964) yaitu diantaranya :
a) Hierarki, yaitu
adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang membentuk seperti piramida. Piramida yang dimaksud yaitu
mencerminkan kedudukan seseorang.
b) Besar dan
Kompleksnya, biasanya organisasi sosial memiliki lebih banyak anggota sehingga
menyebabkan gejala "birokrasi" yaitu hubungan sosial antar anggota
yang terjadi tidak langsung.
c) Formalitas, yaitu menunjukan adanya
perumusan tertulis daripada peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur,
kebijaksanaan, tujuan, strategi dll.
d) Durasi, durasi ini yang bisa menunjukan
pada diri bahwa lamanya suatu eksistensi suatu organisasi daripada keanggotaan
orang-orang dalam organisasi itu.
Sedangkan tujuan organisasi sosial yaitu :
1) Untuk menjadikan bangsa dan negara dalam
pembentukan sosialisasi yang baik.
2) Untuk menjadikan masyakarat yang penuh
dengan jiwa sosialisasi yang tinggi.
BAB III
KESIMPULAN
3.1 Kesimpulan
Dalam
berkehidupan bermasyarakat organisasi sangat diperlukan saat ini informal
maupun formal dan dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi di tentukan
dari aktifnya setiap anggota organisasi.
3.2 Saran
1. Dalam berorganisasi sikap kepemimpinan dari pemimpin dan
kesetian anggota sangat diperlukan.
2. Dalam berorganisasi kepercayaan
antar anggota sangat diperlukan.
3. Dalam berorganisasi dibutuhkan
sebuah kejujuran dan toleransi antar anggota.
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_sosial
http://honeyzharratih.blogspot.com/2011/10/macam-macam-organisasi.html#more
http://marinnrin.wordpress.com/2010/10/05/macam-macam-organisasi/
http://lista.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/22300/P+4+macam-organisasi.pdf
http://uzi-online.blogspot.com/2010/10/macam-macam-organisasi.html



Tidak ada komentar:
Posting Komentar